Saturday, May 28, 2016

Usaha Rumahan

Usaha rumahan yang menguntungkan dan bisa di awali dengan tidak terlalu membutuhkan modal yang besar. Kira-kira usaha apa ya yang tidak terlalu membutuhkan modal terlalu banyak? yang sekiranya bisa di lakukan dari mulai usaha rumahan [ home industri ]. Akhir-akhir ini pertanyaan seperti ini sering sekali saya dengar khususnya di sekitaran tempat saya tinggal,dan saya yakin di tempat-tempat lainpun akan banyak sekali terdengar pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Apalagi sekarang zamannya susah sekali mendapatkan pekerjaan,dari mulai pengurangan jumlah karyawan seperti di PT-PT besar di seluruh Indonesia,PHK di mana-mana,dan menimbulkan tingkat pengangguran di Indonesia semakin kian bertambah saja. Akan tetapi kawan-kawan dan saudara-saudaraku semua,jangan biarkan fenomena-fenomena tersebut "membunuh" rasa semangat kita untuk tetap terus berkarya! tetap semangat! ingatlah bahwa Istri dan anak-anak kita selalu menunggu dan mendoAkan kita [para suami] di rumah,jadikanlah mereka itu menjadi MOTIVATOR utama untuk kita meraih sukses nantinya. 




Baiklah,akan saya coba mulai saja uraian tentang usaha apa yang sekiranya tidak terlalu membutuhkan modal yang terlalu besar. Artikel ini menuliskan tentang pengalaman saya sendiri,dan bukan hasil dari mengarang-ngarang cerita saja. Saya juga sangat berharap artikel yang saya buat kali ini akan bisa menjadi sebuah motivasi dan bisa mendongkrak lagi semangat etos kerja para pembaca semuanya Amin...! Tentunya semuanya itu sangat membutuhkan niat,tekad yang kuat dan juga kerja keras/kerja nyata dari para pembaca sekalian. Juga sangat di perlukan keinginan dan keyakinan yang kuat untuk bisa segera meraih sukses.

Selalu Bekerja Keras Dan Semangat Pantang Menyerah:

Pada awal tahun 2008 saya memutuskan untuk berhenti bekerja dari tempat saya bekerja di Jakarta,saya memutuskan untuk kembali ke kampung saya tercinta. Pada awalnya saya bingung mau memulai usaha apa,tapi setelah saya pikir-pikir lagi" kenapa harus bingung-bingung sih,di kampung kan banyak sekali potensi-potensi kekayaan alam yang cukup melimpah,seperti contohnya: singkong/jagung/kedelai/ubi dan masih banyak lagi yang lainnya,dan saya memutuskan untuk lebih memilih singkong. Kenapa saya lebih memilih singkong?,karena selain dar harganya yang relatif lebih murah juga karena ketersediaan bahan bakunya yang lebih melimpah jika di bandingkan dengan yang lainnya. Kelebihan lain yang di miliki singkong adalah bisa untuk di buat menjadi1001 macam makanan,dan saya cenderung untuk lebih memilih produksi keripik singkong.

Modal awal saya memproduksi keripik singkong adalah sangat-sangat seadanya sekali,saya menggunakan alat-alat dapur yang di miliki orang tua saya,dan kebetulan sekali sudah ada alat untuk mengiris singkong,yang memang masih sangat tradisional sekali. Pertama sekali saya memproduksi keripik singkong,saya hanya membeli singkong dari tetangga saya sekitar 25 kg saja,dan harga perkilonya saat itu hanya Rp 600. Dengan alat-alat yang sangat seadanya sekali saya memulai usaha keripik singkong kecil-kecilan,dari mulai mengiris secara manual,menggoreng,mengemas sampai proses pemasaran,dan hanya di bantu oleh keluarga saya saja.

Saya singkat saja ya! soalnya terlalu panjang jika saya tuliskan semua pengalaman saya di ertikel ini,dan pastinya semua itu butuh proses. Sampai sekarang 2016, berarti saya sudah menekuni usaha keripik singkong selama hampir sekitar 7 tahun lebih,meski masih bisa di bilang skala rumahan,tapi Alhamdulillah sekarang saya sudah mempunyai karyawan,ya walau masih sedikit tapi lumayan lah. Pemasaran saya sudah lumayan luas,alat-alat produksinya pun tidak sejadul dulu lagi,dan saya sudah bisa membuat sendiri mesin untuk mengiris singkongnya. Sekarang saya sudah mampu memproduksi keripik singkong dengan bahan baku mentah sekitar 1 ton lebih perminggunya. Dari satu ton singkong akan jadi sekitar kurang lebih 3 kuintal keripik singkong,harga perkilonya Rp 30.000 untuk yang original/Rp 35.000 untuk yang rasa manis pedas.

Perincian Modal Dalam Seminggu:
  • 1 ton singkong [Rp 2000/kg] = Rp 2.000.000
  • Minyak goreng 120 kg [Rp 11.000/kg] = Rp 1.320.000
  • Bumbu Kurang lebih = Rp    500.000
  • Plastik = Rp    600.000
  • Lain-lain termasuk upah = Rp 2.000.000
  • Total = Rp 6.420.000

Jika di kalkulasikan dari satu ton singkong jadi 300 kg keripik singkong,maka Rp 35.000x300kg = Rp 10.500.000 maka laba yang kita dapatkan kurang lebih adalah Rp 10.500.000-Rp 6.420.000 jadi sekitar Rp 4.080.000 per-minggunya. Pastinya harga bahan baku dan harga jual keripik singkong di sesuaikan dengan tempat tinggal anda. Sekarang anda sudah tahu kan apa garis besarnya dari artikel saya ini!? bisa anda coba praktekkan sendiri di rumah.

Demikian uraian singkat tentang artikel Usaha Rumah Modal Murah Laba Melimpah,semoga bermanfaat dan juga bisa menjadi MOTIVASI untuk kawan-kawan semua AMIN...!!!


No comments:

Post a Comment

Terima kasih banyak telah berkunjung dan membaca blog saya,silahkan tuliskan komentar Anda!