Saturday, September 30, 2017

Wirausaha Fotocopy

Melihat Cerahnya Prosfek Wirausaha Foto Copy


Mampu melihat berbagai peluang usaha di sekitar kita yang memang sekiranya memiliki prosfek yang cukup baik (cerah) untuk kedepannya, lalu peluang usaha apa saja yang memang memiliki prosfek yang cerah? tentu jawabannya akan sangat berfariatif sekali, contohnya usaha di bidang budidaya ikan, usaha di bidang makanan, dan tentunya masih banyak lagi usaha jenis lainnya. Yang akan saya bahas pada kesempatan kali ini adalah, sebuah peluang usaha di bidang percetakkan, atau bisa juga di sebut dengan sebutan wirausaha fotocopy. Seperti yang sudah kita  lihat di sekitar kita, bahwa sudah banyak sekali orang yang menjalankan usaha yang satu ini, mungkin hampir di setiap daerah akan sangat mudah bisa kita jumpai orang yang menjalankan bisnis ini, terlebih lagi di lokasi yang memang sangat dekat dengan gedung sekolahan, dan juga instansi-instansi pemerintahan yang tentunya akan sangat membutuhkan jasa dari usaha fotocopy.
Kenapa wirausaha fotocopy bisa di katakan memiliki prosfek yang cukup cerah? karena tentunya untuk sekarang ini hampir setiap lembaga ataupun individu akan membutuhkan jasa dari usaha yang satu ini. Apalagi jika lokasi usaha fotocopy  yang mungkin nantinya Anda jalankan berdekatan dengan pusat instansi-instansi pemerintahan, tentunya akan menjadikan usaha fotocopy yang Anda jalankan akan semakin memiliki prosfek yang cerah tentunya.

Analisa Usaha Fotocopy


Untuk bisa menjalankan usaha yang satu ini, kita di tuntut setidaknya mampu mengenali kendala-kendala apa saja yang biasanya sering terjadi pada mesin dan juga alat lainnya yang tentunya berhubunan dengan fotocopy tersebut, dan untuk bisa mengenali kendala-kendala tersebut mungkin sebelumnya kita pernah bekerja di sebuah percetakkan, atau bisa juga dengan sering melihat atau memperhatikan dan juga membantu seorang teknisi yang sedang memperbaiki mesin fotocopy tersebut, lalu kitapun rajin untuk bertanya jika sekiranya ada yang masih tidak kita pahami, jadi lama kelamaan tentunya kitapun akan bisa memahami kendala-kendalanya dan juga cara memperbaikinya. Jadi nantinya seumpama kita mulai menjalankan usaha ini kita tidak terlalu membutuhkan jasa tukang service hanya untuk kerusakan-kerusakan yang ringan, terkecuali untuk kerusakan yang berat kita bisa juga menggunakan jasa seorang tukang service.

Untuk hal berikutnya yang perlu kita analisa sebelum membuka ataupun menjalankan wirausaha fotocopy adalah, tentang berapa besarnya jumlah modal yang kita butuhkan untuk mulai mengawali usaha ini. Besarnya modal yang kita perlukan tentunya akan sangat pariatif sekali, tergantung kemampuan finansial kita masing-masing tentu saja, jika memang kita merasa yakin dengan Rp 30 jutaan kita sudah bisa memulai menjalankan usaha fotocopy, kita bisa langsung memulainya meski masih terbilang kecil-kecilan, toh nantinya juga akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu, tentunnya dengan kita mampu memenejnya dengan sangat baik usaha fotocopy yang nantinya kita jalankan.

Berikutnya adalah, kita cari para distributor-distributor yang menyediakan barang-barang yang di perlukan untuk usaha fotocopy yang terbilang paling murah (harga miring). Memang mungkin pada awalnya untuk barang-barang yang kita perlukan kita harus mencarinya sendiri, tapi nantinya juga jika usaha fotocopy yang kita jalankan sudah mulai berkembang, tentunya para suplier-suplierpun akan datang sendiri ke tempat kita untuk menawarkan atau mengantarkan barang-barang yang kita perlukan.
Analisa yang berikutnya adalah sebuah lokasi yang di rasa cukup strategis, contoh tempat yang strategis untuk membuka wirausaha fotocopy adalah seperti yang sudah saya sebutkan di atas tadi, lokasi di mana banyak terdapat instansi-instansi pemerintahan, seperti gedung-gedung sekolahan, perkantoran dan juga instansi-instansi yang lainnya. Kita bisa mendapatkan tempat yang strategis tersebut dengan cara menyewanya, atau mungkin juga dengan cara membelinya langsung.

Jadi intinya, jika semua hal-hal di atas sudah mampu kita analisa dengan baik, tentunya kita tinggal menentukan kapan waktunya akan di mulai usaha fotocopy tersebut.


Sedikit Tips Tentang Perawatan Mesin Fotocopy


  • Melapisi tabung mesin fotocopy jenis assy (canon : np 6045, np 6050, np 6650, agfa : x 58, x 88 dll) sehingga akan memperkecil lubang yang terlihat pada hasil fotocopy jenis blok hitam, dan untuk hasil yang lebih maksimal, selalu gunakan toner yang  original.
  • Mengaktifkan tabung cell pada mesin fotocopy yang sudah lemah, tujuannya agar supaya tabung mesin fotocopy tidak akan mudah nembak (konsleting), dan tabung mesin yang belang akan menjadi normal kembali.


Kerusakan-kerusakan atau kendala yang biasa terjadi pada mesin fotocopy antara lain addalah:

  1. Gear motor dinamo supplay pada box toner menjadi aus sehingga tidak mampu menggerakkan ulir pada box toner.
  2. Sensor pada box toner dan developing rusak atau kawat yang berfungsi menghapus pada dinding sensor developing tidak berfungsi dengan baik atau mungkin juga terlepas.
  3. Tinta/toner pada box toner utama mengeras sehingga toner tidak mampu menyuplai ke developing dan kerja motor pada box toner menjadi berat.
  4. Terjadi konsleting pada motor dinamo box toner sehingga merusak transistor di DC Control yang fungsinya sebagai penggerak motor dinamo motor box toner.

Biasanya semua hal di atas terjadi karena di timbulkan oleh:

  1. Konektor pada motor pemanas tidak terhubung dengan baik.
  2. Bisa juga di sebabkan oleh (ANTIRUSH) yang rusak atau bearing pada upper rool dan lowwer roll pemanas menjadi keras dan tidak dapat berputar.
  3. Voltage pada konektor motor pemanas , J106-B16(+),J106-B18(-) tidak menunjukan tegangan dari 0-5v di PCB DC control.

Cara untuk meminimalisir terjadinya kerusakan yang biasa terjadi pada Motor Drum antara lain adalah:

  1. Konektor motor drum (J601 dan J602 ) yang mungkin tidak terhubung, maka selalu memeriksanya dan menghubungkannya kembali.
  2. Cek konektor tegangan listrik pada J601dan J602 dimana tegangan yang harus masuk yaitu : J601-1 : 24 v, J601-2 : 0 v
  3. Motor drum control di matikan, kemudian hidupkan mesin lalu ukur tekanan pada konektor motor drum:

  • J 602-2 : 5v
  • J 602-3 : 5v
  • J 602-1 : 0v


  • Demikianlah sedikit analisa dan juga tips tentang sesuatu yang berkaitan dengan wirausaha fotocopy yang mudah-mudahan bisa bermanfaat, tidak lupa saya ucapkan banyak terima kasih telah membaca artikel ini.

    Friday, September 29, 2017

    Wirausaha Ayam

    Tentang Analisa dan Juga Tips Mengenai Cara Membuka Wirausaha di Bidang Ternak Ayam


    Pada kenyataanya, untuk sekarang ini  sebuah peluang bisnis usaha di bidang ternak ayam telah menjadi sebuah peluang bisnis yang cukup banyak di gemari dan juga sangat di minati oleh banyak orang, khususnya untuk ternak ayam kampung, karena ayam kampung cenderung akan lebih tahan terhadap cuaca dan juga relatif lebih tahan terhadap berbagai penyakit yang biasa di alami oleh ayam itu sendiri. Lalu, faktor-fakor apa saja sih yang telah menjadikan peluang bisnis yang satu ini begitu di minati oleh banyak orang?  mungkin faktor yang pertama adalah, di karenakan akan semakin tingginya animo masyarakat di Indonesia akan kebutuhan terhadap daging ayam dari waktu ke waktu tentu saja. Faktor lain yang mungkin juga telah menjadikan peluang usaha yang satu ini begitu di minati adalah, proses menjalaknnya yang tidak terlalu sulit (relatif mudah untuk di jalankan), dan mungkin juga yang jika di lihat dari segi permodalan yang relatif mudah di jangkau oleh semua kalangan. Jadi, tidaklah begitu mengherankan jika sekarang ini begitu banyak orang  yang mulai melirik bisnis yang satu ini, dan juga segera memulai menjalankan atupun juga segera membuka wirausaha beternak ayam, baik itu usaha ayam jenis pedaging ataupun juga yang jenis petelur.
    Lalu langkah apa saja yang sekiranya memang penting untuk kita cermati atau kita lakukan sebuah analisa sebelum memulai membuka wirausaha ayam ini? tentunya dengan kita bisa mencermati dan juga pandai dalam menganalisa sebuah usaha yang akan kita jalankan, tentunya hal ini akan sangat bisa memberikan manfaat bagi kita untuk dapat memahami secara lebih mendalam apa saja yang harus kita lakukan langkah demi langkah dalam menjalankan usaha ternak ayam ini, dan tentunya juga kita akan bisa meminimalisir dari tingkat resiko kerugian yang kemungkinan akan kita alami nantinya.

    Kiat-Kiat Untuk Memulai Ber-Wirausaha Ayam


    Langkah-langkah yang harus kita lakukan sebelum kita memulai menjalankan usaha ternak ayam adalah, mencari ataupun menggali sedalam-dalamnya informasi yang tentunya sangat berkaitan dengan sebuah usaha di bidang beternak ayam dari berbagai sumber, contohnya informasi yang banyak tersedia dari sebuah layanan internet, contohnya seperti yang sedang  Anda baca ini, informasi dari sebuah buku yang khusus mengulas dan juga mengupas secara tuntas tentang bagaimana kiat dan juga cara-cara menjalankan usaha ternak ayam, atau kita juga bisa mengikuti pelatihan secara langsung atau dengan mengikuti sebuah kursus yang mungkin telah di sediakan oleh sebuah layanan yang mungkin ada di sekitar kita.
    Untuk langkah selanjutnya yang harus kita tentukan adalah sebuah tempat ataupun lokasi usaha yang di anggap cukup strategis dan tentunya juga tidak mengganggu terhadap lingkungan di sekitar kita nantinya. Proses pembuatan kandang nantinya harus di sesuaikan dengan jumlah dari banyaknya ayam yang akan kita ternak, sebaiknya untuk mengawali usaha ini hendaknya kita gunakan bahan-bahan untuk pembuatan kandang yang sekiranya tidak terlalu mahal namun kuat, contohnya seperti bambu, karena harga bambu bisa relatif lebih murah namun memiliki kekuatan yang lumayan.

    Mampu Membaca Para Calon Konsumen


    Untuk konsumen dari daging ayam tentunya sudah sangat banyak sekali tentunya, bahkan hampir dari semua kalangan membutuhkan akan konsumsi daging ayam baik itu kalangan menengah kebawah maupun sebaliknya. Apalagi jika adanya moment-moment pesta hajatan, tentunya akan sangat membutuhkan stok daging ayam yang sangat banyak. Selain itu, kita juga bisa menjualnya ke warung-warung makan atau juga bahkan restoran-restoran yang berada di sekitar kita, atau jika kita ingin menjualnya dengan partai besar kita bisa menjualnya langsung ke para bandar-bandar ayam yang kemungkinan besar mereka akan bersedia membeli ayam dalam jumlah yang besar. Jadi intinya kita harus pandai-pandai membaca atau melihat para calon konsumen kita.

    Analisa Modal Untuk Wirausaha Ayam


    Tentunya besar kecilnya modal akan di sesuaikan dengan tingkat kemampuan kita masing-masing, ada yang kecil dan juga tentunya yang cenderung lebih besar. Analisa di bawah ini hanya sekedar untuk contoh dan juga bahan perbandingan saja. Jikapun ada kurang atau lebihnya akan sanga di sesuaikan dengan kondisi keuangan kita masing-masing tentunya.

    • Pembuatan kandang : Rp 3.000.000                                                   
    • Peralatan ternak (alat makan dan minum, terpal, pemanas) :  Rp 1.750.000
    • Jumlah : Rp 4.750.000

    Biaya untuk produksi satu bulan (1000 ekor ayam): 
    • Untuk pakan ayam : Rp 500.000
    • Viamin : Rp 500.000
    • Upah kerja untuk satu orang : Rp 650.000
    • Lain-lain : Rp 2.000.000
    • Jumlah : Rp 3.650.000                                           

    Thursday, September 28, 2017

    Wirausaha Fashion

    Bahasan Tentang  Apa Saja Yang Tentunya Ada Kaitannya Dengan Wirausaha Fashion Yang Perlu Kita Kaji dan Juga Kita Cermati Sebelum Kita Memulai Menjalankannya.


    Mungkin untuk belakangan ini yang namanya dunia fashion bukan lagi menjadi seuatu yang aneh ataupun sesuatu yang langka, untuk saat ini tentunya sudah begitu banyak sekali orang yang sudah mengambil sebuah keputusan untuk menjalankan peluang bisnis yang cukup memiliki prosfek yang bisa di katakan sangat cerah untuk kedepannya, seperti menjalankan wirausaha di bidang fashion tentu saja. Pada dasarnya sebuah wirausaha fashion adalah merupakan sebuah usaha yang mungkin sangat banyak diminati oleh para kaum perempuan, akan tetapi mungkin untuk saat ini tidak menutup kemungkinan bahwa kaum priapun sudah banyak sekali yang mulai terjun menjalani bisnis yang satu ini.


    Tentunya untuk bisa menjalankan wirausaha fashion ataupun ingin mencoba untuk mengawali membuka usaha yang satu ini, kita tidak di haruskan untuk memiliki budget ataupun modal yang sangat besar, karena di dunia fashion sendiri tentunya masalah modal akan sangat tergantung dari target pasar yang akan kita bidik, jika seumpamanya pasar yang akan kita targetkan adalah kalangan menengah kebawah, tentunya modal yang kita butuhkan akan relatif lebih ringan (kecil), begitupun sebaliknya, jika target pasar kita adalah dari kalangan menengah ke atas tentunya besarnya modal akan relatif lebih besar juga. Jadi kesimpulannya adalah, untuk bisa menjalankan atau memulai wirausaha di bidang fashion ini akan sangat di sesuaikan dengan modal yang kita miliki tentunya.

    Jika dalam menjalankan sebuah wirausaha di bidang  fashion ini kita menjalankannya dengan secara bersungguh-sungguh dan juga berkompeten, tentunya hal ini nantinya akan bisa menghadirkan banyak keuntungan bagi kita, tentunya juga dengan usaha-usaha yang lainnya juga. Hal ini mungkin di karenakan bahwa di dunia fashion sendiri selalu saja ada ataupun akan selalu muncul model-model yang terbaru (Up To Date) yang bisa kita aplikasikan ke dalam usaha fashion yang kita jalankan nantinya. Jadi artinya, setiap waktu kita selalu akan bisa membaca model-model apa saja yang sekiranya sedang ramai di pasaran, dan juga cenderung sangat akan bisa sangat cepat laku terjual.
    Tentunya hal ini akan menjadikan wirausaha di bidang fashion telah menjadi salah satu usaha ataupun  sebuah bisnis yang bisa di katakan sangat memiliki prosfek yang sangat cerah untuk jangka waktu yang panjang, dan tentunya juga akan bisa memberikan sebuah keuntungan dan juga kemudahan-kemudahan yang lainnya bagi siapa saja yang menjalankannya.

    Lalu apa saja kiat-kiat yang harus kita cermati ataupun kita pahami sebelum kita memulai menjalankan atau memulai membuka usaha di bidang fashion ini? berikut ini adalah tips dan juga kiat-kiatnya:

    Besarnya Jumlah Modal


    Yang pertamakali harus dan perlu di pertimbangkan tentu saja adalah masalah modal, karena untuk memulai suatu usaha di bidang apapun tentunya dengan kita bisa mempertimbangkan mempertimbangkan masalah modal adalah menjadi sesuatu yang boleh di katakan yang  paling penting jika di bandingkan dengan hal yang lain-lainnya. Seperti yang sudah saya singgung d atas tadi, besar kecilnya modal akan sangat di sesuaikan dengan sebuah target pasar yang kita bidik, dan mungkin juga akan di sesuaikan dengan pasilitas tempat yang akan kita gunakan, apakah akan langsung kita tempatkan di sebuah toko atau apakah juga akan kita tempatkan di tempat yang lainnya yang lebih memiliki daya tarik yang lebih, seperti contohnya di sebuah butik, atau bahkan mungkin juga  bisa kita awali semuanya dari pinggiran jalan seperti yang sudah banyak orang-orang (penjual pakaian) lakukan. Jadi, besar kecilnya modal akan sangat di sesuaikan dengan hal-hal yang tadi saya sebutkan di atas, dan mungkin juga masih ada fakor-fakor yang lain-lainnya lagi.

    Model Fashion


    Hal kedua yang perlu kita cermati tentu adalah sebuah bentuk model dari fashion itu sendiri, seperti apa contohnya? contohnya mungkin seperti ini: contoh kasus, seumpamanya akan ada sebuah moment penting yang tidak lama lagi akan sambut bersama, seperti halnya menjelang masuknya kembali anak-anak ke sekolah, moment hari raya besar dan juga moment-moment yang lainnya. Jadi artinya kita harus dapat memahami model-model fashion apasaja dan model yang bagaimana yang sekiranya akan sangat laku terjual untuk saat ini. Contohnya jika kita akan menghadapi sebuah moment yang sangat besar dan sakral seperti hari raya Idul Fitri, tentunya yang harus kita lakukan adalah menyediakan stok model-model fashion yang sangat erat kaitannya dengan moment tersebut, contohnya seperti baju koko, songkok, dan juga model hijab fashion.  Jika kita mampu mengaplikasikan hal ini tentunya juga akan sangat menunjang keberhasilan sebuah usaha di bidang fashion yang kita jalankan.

    Targeting Penjualan


    Hal yang berikutnya atau juga yang ke tiga yang perlu kita pahami dan juga harus pandai kita dalam mengaplikasikannya adalah mengenai target pasar yang akan kita bidik. Jadi kita harus jeli dalam membaca sebuah target pasar nantinya, seumpamanya target yang akan kita tuju adalah dari kalangan anak-anak kecil, yang mungkin sebagian besar dari mereka akan sangat menyukai bentuk-bentuk pakaian yang memiliki gambar-gambar yang sangat menarik, seperti contohnya sebuah gambar-gambar yang sedang booming untuk saat ini, contohnya seperti gambar Upin-Ipin,Ultraman ataupun juga bisa dengan gambar-gambar yang sedang booming lainnya. Kemudian Anda juga bisa tentukan lagi target pasar yang lainnya lagi. Jadi, dengan bisa menentukan sebuah target pasar pun nantinya akan lebih bisa menunjang usaha fashion tersebut.

    Jaga Kuailitas


    Jika kita mampu menjaga  kualitas sebuah "brand", tentunya kita akan mendapatkan sesuatu yang lebih menyenangkan lagi nantinya. Menjaga kualitas di sini artinya seperti ini , seumpamanya Anda memiliki sebuah produk fashion yang dengan standar harga sekitar Rp 50.000 an, namun Anda menjualnya dengan harga Rp 70.000 an atau mungkin bahkan lebih, ini artinya Anda tidak bisa menjaga sebuah kualitas, dan tentunya juga hal ini hanya akan membuat Anda rugi di kemudian hari. Jadi dengan bisa menjaga ataupun mempertahankan nilai sebuah kualitas tentunya akan sangat menunjang usaha fashion yang kita jalankan nantinya, dan jangan pernah memain-mainkan harga, selalu pasanglah harga sesuai dengan kualitas produk yang kita jual.


    Sebuah Pelayanan Yang Ramah


    Langkah terakhir yang menurut saya perlu dan juga sangat wajib kita lakukan dalam menjalankan usaha di bidang fashion ini adalah, kita di tuntut untuk selalu berlatih untuk bisa memiliki sifat yang ramah dan juga sabar, jadi nantinya kita akan mampu melayani para pembeli ataupun melayani para pelanggan kita dengan sangat ramah tamah, tentunya dengan sebuah layanaan yang sangat ramah dan juga sabar akan bisa membuat para pelanggan betah dan kemungkinan besar akan jadi membeli produk fashion yang kita jual, dan juga cenderung akan kembali lagi di kemudian hari, atau lebih tepatnya lagi, besar kemungkinan mereka akan menjadi pelanggan tetap kita.

    Sekian saja artikel dari saya mengenai hal tentang bagaimana caranya menjalankan wirausaha di bidang fashion, mudah-mudahan para pembaca sekalian mampu memahami gaya bahasa yang tertulis dalam artikel ini, dan mudah-mudahan juga artikel ini bisa menjadi sebuah manfaat, Amin. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel saya berikutnya Insya Alloh.